akibat perjanjian saragosa

Latar Belakang Isi Perjanjian Saragosa beserta Tujuan dan Dampak yang Ditimbulkan

ISI PERJANJIAN SARAGOSA – Indonesia merupakan negeri yang kaya akan hasil Alamnya, terlebih lagi hasil rempah-rempahnya. Tidak heran banyak bangsa-bangsa luar berdatangan ke negeri ini. Dulu kedatangan bangsa-bangsa luar itu tujannya tidak lain hanya untuk berdagang, akan tetapi ketika mereka tahu akan kekayaan alam dan kelemahan bangsa ini menjadikan mereka ingin menguasai setiap wilayah-wilayah yang ada di Indonesia.

Terlebih lagi bangsa Portugis dan bangsa Spanyol, kedua negara ini sama-sama berekspanis hingga ke wilayah Indonesia tepatnya di wilayah Maluku. Sehingga terjadilah konflik antara kedua bangsa ini atas wilayah kekuasaan mereka. Maka untuk meredam konflik kedua negara ini membuat kesepakatan yang disebut dengan perjanjian Saragosa. Simak yuk Pembahasannya lebih mendalam di bawah ini.

Pengertian Perjanjian Saragosa

pengertian perjanjian saragosa
kingsinns.ie

Perjanjian Saragosa adalah kesepakatan antara Spanyol dan Portugis dalam menentukan wilayah mereka, yang mana belahan bumi bagian timur dibagi di antara kedua kerajaan, dengan batas garis bujur yang melalui 297,5 marine leagues atau 17° sebelah timur Kepulauan Maluku.

Perjanjian saragosa dikenal juga dengan nama Saragossa atau Zaragoza dan ditanda tangani pada tanggal 22 april 1529

Perjanjian merupakan kelanjutan dari Perjanjian Tordesillas yang membagi belahan bumi barat di antara Spanyol dan Portugal yang diprakarsai oleh Paus. Karena pada saat itu terjadi persaingan perebutan koloni yang dilakukan oleh Portugis dan Spanyol.

Oleh sebab itu, dibuatlah perjanjian ini. Dalam isi perjanjian saragosa ini menghasilkan kesepakatan yang yang lebih rinci bagai ke dua belah pihak, Spanyol dan Portugis. kesepakatan tersebut ialah:

• Spanyol harus meninggalkan Maluku dan memusatkan kegiatannya di wilayahFilipina.
• Portugis tetap melakukan aktivitas perdagangannya di wilayah Maluku.

Latar Belakang Perjanjian Saragosa

latar belakang perjanjian saragosa
.wikimedia.org

Perjanjian saragosa terjadi pada tanggal 22 April tahun 1529. Perjanjian Saragosa dibuat tujuannya adalah untuk menentukan bahwa bumi bagian timur itu dibagi menjadi dua kerajaan, antara orang Spanyol dan Portugis

Mulanya perjanjian Saragosa dibuat untuk menindaklanjuti perjanjian sebelumnya yang sudah lebih dahulu disepakati yaitu perjanjian Tordesillas.

Seperti yang kita ketahui bersama jika negara Spanyol dan Portugis merupakan negara pelopor penjelah Eropa. Negara-negara tersebut menjelajah setiap samudra sampai akhirnya berlabuh di Indonesia.

Pertemuan bangsa Spanyol dan Portugis inilah yang melatar belakangi adanya Perjanjian Saragosa. Pada saat awal-awal kali bertemu, kerap kali terjadi pertempuran diantara kedua bangsa tersebut, karena dianggap sudah mengingkari perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya, yaitu Perjanjian Tordesillas.

Pertemuan kedua negara ini tepatnya di wilayah Maluku. Berawal ketika bangsa Portugis tiba di Maluku pada tahun 1512 M, pada saat itu bangsa Portugis dipimpin oleh Alfonso d’Albuquerque. Dan Kedatangan mereka disambut oleh Raja Ternate dengan baik.

Awalnya kedatangan Bangsa Portugis ini tujuannya adalah untuk berdagang, dan bertepatan juga pada saat itu juga Kerajaan Ternate sedang berkonflik dengan kerajaan Tidore.

Sehingga Kedatangan Bangsa Portugis dimanfaatkan Raja Ternate untuk meminta bantuan kepada mereka, tujuannya untuk membangun banteng pertahanan sebagai salah satu bentuk dari perlindungan dan serangan dari musuh.

Sebagai balasannya, Raja Ternate memberikan hak untuk memonopoli perdagangan dan menguasai perdagangan kepada bangsa Portugis. Akan tetapi tindakan dari Bangsa Portugis justru malah melebihi apa yang di berikan Raja Ternate.

Tidak hanya memonopoli perdagangan, Bangsa Portugis juga bertindak sewenang-wenang dan sangat kejam. Bahkan tindakan Bangsa Portugis ini justru cenderung ingin menguasai wilayah Maluku sepenuhnya.

Hubungan yang awalnya terjalin dengan baik harus berubah menjadi permusuhan antara dua pihak, Karena Sikap Bangsa Portugis. Inilah yang akhirnya merusak hubungan antara Portugis dengan Maluku. Puncaknya ialah bangsa Portugis dengan keji membunuh Raja Tidore yakni Sultan Hairun dengan sangat licik.

Kemudian, di tahun 1721 M bangsa Spanyol mulai penjelajahannya hingga sampailah di wilayah Tidore. Ternyata kedatangan bangsa Spanyol ini justru menambah konflik dengan Portugis di wilayah Maluku. Kedua bangsa ini saling menuding satu sama lain karena telang melanggar perjanjian Tordesillas.

Akhirnya Kedua bangsa tersebut membawa permasalahan ini kepada Paus, kemudian oleh Paus dibuatlah sebuah kesepakatan baru yang bernama Perjanjian Saragosa, tujuannya adalah untuk menyelesaikan konflik kedua bangsa ini. Yang mana Perjanjian Sargosa ini tidak lain adalah kelanjutan ataupun nama lain dari perjanjian Tordesillas.

Isi Perjanjian Saragosa

isi perjanjian saragosa
esxoleio.weebly.com

Dalam Isi Perjanjian Saragosa dibuat beberapa kesepakatan,akan tetapi secara gari besar dari isi perjanjian Saragosa ini ialah sebagai berikut:

• Bumi dibagi atas dua pengaruh, yaitu pengaruh bangsa Spanyol dan Portugis.
• Wilayah kekuasaan Spanyol ialah membentang dari Meksiko ke arah barat hingga kepulauan Filipina, sedangkan untuk wilayah kekuasaan Portugis membentang dari Brazil ke arah timur sampai kepulauan Maluku. Dan Daerah di sebelah barat garis saragosa adalah penguasaan Portugis.

Inti ataupun kesimpulan dari isi perjanjian Saragosa ini adalah agar Spanyol meninggalkan Maluku dan menempati daerah kegiatannya di wilayah Filipina, sedangkan wilayah Maluku merupakan wilayah kekuasaan dan kegiatan bangsa Portugis

Tujuan Perjanjian Saragosa

tujuan perjanjian saragosa
gizikita.net

Tujuan dari perjanjian Saragosa ini ialah supaya pasukan bangsa Portugis dan bangsa Spanyol tidak saling bersaing dalam memperebutkan wilayah kekuasaan atau koloni di antara portugis dan spanyol, maka dibuatlah perjanjian untuk dua belah pihak, Spanyol dan Portugis untuk di sepakati.

Sebagai upaya untuk membagi kekuasaan antara Portugis dan Spanyol yang mana bangsa Portugis mendapat hak wilayah maluku, sedangkan Spanyol mendapatkan hak pulau mindanao

Dampak dan Akibat Perjanjian Saragosa

akibat perjanjian saragosa
loeser.us

Dampak ataupun akibat dari perjanjian Saragosa ini ialah tentunya semakin mengokohkan kedudukan Portugis di wilayah Maluku. Dan dalam melaksanakan monopoli perdagangan, Portugis juga punya ambisi untuk berkuasa sepenuhnya di Maluku. Inilah yang menjadikan raja Ternate beserta rakyatnya kemudian menentang keras bangsa Portugis.

Selain itu dmapak dari perjanjian ini juga merubah mindset atau pola pikir mengenai bumi yang dulu dianggap memiliki bentuk datar berubah menjadi bumi berbentuk bulat.

Sejak pertemuan Bangsa Spanyol dan Portugis di Maluku, pada awalnya Spanyol pergi ke barat dan Portugis ke Timur. Kemudian kedua bangsa ini bertemu di Indonesia. dan Maluku menjadi salah satu pusat perdagangan, sehingga mendapat julukan yang terkenal yaitu “The Richest Islands of The World”. Portugis mulai menanamkan kekuasaan di Maluku serta memonopoli perdagangan di sana.

Itulah tadi penjelasan tentang isi perjanjian saragosa, beserta pengertian dan latar belakangnya. semoga dapat menmbah wawasan sejarah bagi para pembaca sekalian. Jangan sungkan untuk menshere jika artikel ini dinilai bermanfaat. Terimakasih.

Leave a Comment