Inilah yang Harus Kita Lakukan jika Menerima Uang Palsu

nilah yang Harus Kita Lakukan Jika Terlanjur menerima Uang Palsu. — Uang, siapa sih yang gak pingin dengan benda yang satau ini. Di era yang serba canggih ini, uang memang memiliki peran yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan , uang bisa jadi sesuatu yang sangat diutamakan bagi mereka yang “mentuhankan” uang itu sendiri. begitu juga dengan aktifitas sehari-hari, uang malah bisa menjadi motif yang sangat masuk akal untuk menggerakan manusia.

Peran uang sangatlah vital dalam kehidupan sehari-hari. Bisa dikatakan, hampir semua hal di dunia ini bisa dibeli dengan uang. Tak heran jika hampir semua orang yang ada di dunia ini bekerja keras hanya untuk mendapatkan uang. Namun, tak jarang keinginan untuk memiliki uang membuat sebagian orang melakukan hal-hal yang tidak pantas untuk mendapatkannya.  Segala cara mereka halalkan untuk mendapatkan benda yang satu ini. Yaitu dengan membuat uang palsu.

Akhir-akhir ini Keberadaan uang palsu kian marak, ini menyebabkan kekhawatiran yang semakin luas di masayrakat. Terkait kondisi yang seperti ini kita harus makin waspada, agar jangan sampai kita tertipu atau menerima uang palsu dari setiap transaksi jual beli yang kita kerjakan.

Terlebih, bahan utama untuk pembuatan uang yang pada umumnya terbuat dari kertas, maka  kesempatan untuk memalsuknnya sangatlah gampang. Apalagi di era seakarang dimana kemajuan teknologi yang sudah semakin maju. Tentu membuat oknum-oknum itu bisa dengan mudah mendapatkan peralatan-peralatan yang mendukung guna untuk memproduksi uang palsu yang dibuat menyerupai aslinya. Setelah berhasil dipalsukan mereka tinggal mengedarkannya, entah bagaimana caranya, yang jelas uang palsu itu dapat beredar luas dengan aman.

Akhir-akhir ini Keberadaan uang palsu kian marak, ini menyebabkan kekhawatiran yang semakin luas di masayrakat. Terkait kondisi yang seperti ini kita harus makin waspada, agar jangan sampai kita tertipu atau menerima uang palsu dari setiap transaksi jual beli yang kita kerjakan.

Biasanya uang-uang palsu ini pengedarannya melalui warung-warung kecil, dengan cara berbelanja disana. karena penjual tidak terlalu memperhatikan keaslian uang, kemudian minimnya pengetahuan serta tidak adanya alat untuk mendeteksi  uang palsu, akhirnya dengan mudahnya uang palsu itu beredar. Berikut ini penjelasan terkait uang palsu.

Apa sih uang palsu itu?

Menurut kamus bisnis, yang dimaksud uang palsu adalah counterfeit money atau uang tiruan, yang sengaja dibuat oleh pihak-pihak yang tidak berwenang untuk diedarkan telah beredar, seakan-akan sebagai alat pembayaran yang sah. Uang palsu sengaja dicetak semirip mungkin dengan aslinya dengan tujuan supaya dapat digunakan dan dipakai masyarakat untuk transaksi.

Sementara uang yang dinyatakan asli dan sah untuk transaksi adalah uang yang dicetak, diterbitkan serta peredarannya diatur oleh pihak yang berwenang. Jika berbicara Rupiah maka yang pihak yang berwenang adalah Bank Indonesia. Tapi tidak semua bank sentarl disetiap negara di dunia mampu mencetak uang sendiri.  Bank sentral bisa meminta pihak lain dari luar untuk membantu mencetak uang. Namun peredarannya tetap diatur oleh bank sentral itu sendiri.

Secanggih dan sehebat apapun alat yang digunakan untuk membuat uang palsu, biasanya tetap saja hasinya tidak akan sama persis dengan uang yang asli. Karena biasanya uang yang asli dibuat dengan metode dan tekhnik tertentu sehingga keaslian uang tersebut tetap terjaga.

Perbedaan Uang Asli dan Uang Palsu

Uang asli dan uang palsu sebetulnya bisa debedakan dengan tiga cara, peratama dilihat, kedua diraba, dan ketiga diterawang pada warna, benang pengaman, hologram, kemudian tanda air serta dari teksturnya kita dapat mengetahui keaslian dari uang tersebut.

1. Perbedaan pada warna.

Perbedaan yang pertama dari uang asli dan palsu adalah dari warna. Uang asli biasanya memiliki warna yang lebih cerah dan jelas, serta tidak luntur jika terkena air. Sedangkan uang palsu mempunyai warna yang kusam dan luntur jika terkena air. Perbedaan warna pada uang asli dan palsu ini dikarenakan bahan utama tinta yang digunakan berbeda. Uang asli dicetak menggunkan tinta khusus yang jenisnya sendiri sangat dirahasiakan.

jika terlanjur menerima uang palsu
contoh warna uang asli dan palsu

 

2. Perbedaan pada benang pengaman.

Jika kita memperhatikan pada uang asli, maka kita akan menemukan adanya benang pengaman yang tersulam timbul dikedua sisi uang tersebut. Benang pengaman ini dapat dicungkil menggunakan kuku ataupun benda tajam lainnya. sedangkan pada uang palsu benang pengamannya hanyalah sebuah print-print an (gambar) sehingga berbeda jauh dengan uang asli yg benang nya bisa dicungkil.

benang pengaman

 

3. Perbedaan pada tekstur

Dengan meraba tekstur kertas yang digunakan, kita dapat mengetahui keaslian dari uang yang kita miliki. Uang kertas asli akan terasa kasar  jika kita raba, karena bahan utama pada uang asli menggunakan kertas khusus yang tidak diperjualbelikan secara bebas. Sedangkan uang palsu jika diraba akan terasa halus.

4. Perbedaan hologram

Perbedaan uang asli dan uang palsu berikutnya terdapat pada hologram yang ada dikedua sisinya. Uang yang asli memiliki hologram yang apabila dilihat dari sisi yang berbeda akan memiliki warna yang bisa berubah-ubah. Sedangkan uang palsu tidak memiliki hologram.

hologram pada uang seratus ribu rupiah

5. Perbedaan tanda air

Perbedaan yang terakhir pada uang asli dan palsu dengan cara menerwang tanda air pada kedua sisi lembarannya. Uang asli jika diterawang ke arah sianar akan terlihat tanda air, sementara uang palsu tidak memiliki tanda air. Tanda air pada uang asli juga dapat dengn jelas dilihat jika kita menggunakan alat khusus yang disebut dengan money detector. Dengan bantuan sinar ultraviolet, alat ini akan membirukan tanda air pada lembaran uang kertas yang asli.

tanda air (viatribunstyle.com)

Hal Yang harus kita lakukan jika mendapat uang palsu.

yang harus kita lakukan (via bintang.com)

Sudah kita ketahui bersama jika Bank Indonesia bisa menerima uang yang rusak. Tapi tidak berlaku dengan uang yang palsu. Jika uang yang kita miliki rusak, kita dapat menukarkannya ke bank dan akan diganti dengan uang yang baru dengan nominal dan jumlah yang sama. Kemudian apa yang seharusnya kita lakukan jika kita mendapat uang palsu? Maka hal yang sebaiknya kita lakukan adalah melaporkan ke polisi atau bisa melaporkannya ke pihak Bank Indonesia. Yang mana nantinya uang tersebut akan berguna untuk menjadi bukti penyeledikan sehingga peredaran uang palsu dapat segera dihentikan. Alasan simpel Bank Indonesia tidak mau menerima penukaran uang palsu dengan uang yang asli adalah takutnya nanti akan ada banyak orang yang datang ke bank Indonesia untuk menukarkan uang palsu. Tak terkecuali para oknum-oknum pembuat uang palsu itu sendiri.

Jadi berhati-hatilah dalam menerima uang, dan jangan pernah sekalipun memanfaatkan uang palsu hanya demi kepentingan pribadi. Akan ada sanksi pidana yang bisa kita terima jika kita terbukti melakukannya. Supaya kita tidak mengalami kerugian karena terlanjur memiliki uang yang palsu, maka sebaiknya kita harus teliti terlebih dahulu sebelum menerima uang dari siapapun.  Dan satu lagi jang pernah ragu untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib jika kita menemukan peredaran uang palsu

 

Leave a Comment