Manfaat Alpukat, Antioksidan Hingga Jaga Kesehatan Jantung

Siapa yang tidak kenal buah alpukat? Alpukat adalah salah satu jenis buah yang sangat populer. Selain banyak dikonsumsi dengan cara dimakan langsung, diolah menjadi bahan dasar makanan atau mengubahnya menjadi jus, alpukat juga sering diolah sebagai bahan dasar pembuatan produk perawatan kulit, kosmetik, sabun serta berbagai macam jenis produk yang lainnya.

Alpukat merupakan buah yang memiliki daging bertekstur lembut dan biasanya tumbuh di wilayah yang memiliki iklim hangat seperti Indonesia, Meksiko dan Peru.

Buah dengan genus Persea ini dikenal akan kandungan nutrisinya yang kaya dan beragam. Lemak sehat, kalsium, sodium, fosfor, serat pangan, riboflavin dan berbagai jenis vitamin lainnya dapat ditemukan di dalam kandungan buah dengan daging berwarna kehijauan ini.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Buah Alpukat

Dengan mengutip dari beberapa sumber, berikut terdapat beberapa manfaat yang dihasilkan buah alpukat untuk kesehatan tubuh.

1. Membantu menurunkan kolesterol dan tingkat trigliserida

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian paling umum yang ditemukan di dunia. Diketahui bahwa beberapa penanda darah dikaitkan dengan peningkatan risiko. Termasuk kondisi penyakit kolesterol, trigliserida, penanda inflamasi dan tekanan darah.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Pusat Bioteknologi Informasi Nasional AS (NCBI NLM) menunjukkan bahwa buah alpukat memiliki khasiat untuk mengobati kondisi tersebut. Seperti mengurangi tingkat kolesterol secara signifikan, mengurangi tingkat trigliserida darah sampai 20 persen, menurunkan kolesterol LDL sampai 22 persen, dan meningkatkan kolesterol HDL baik sampai 11 persen.

Baca Juga :  Manfaat Daun Binahong Untuk Kesehatan dan Kecantikan

2. Memiliki efek antioksidan yang dapat menjaga kesehatan mata

Alpukat tidak hanya meningkatkan penyerapan antioksidan yang berasal dari makanan lain, teteapi juga kaya akan kandungan antioksidan. Antioksidan pada alpukat merupakan lutein karotenoid dan zeaksantin, yang mana sangat berperan penting untuk kesehatan mata.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh NCBI NLM, antioksidan tersebut terkait dengan penurunan risiko penyakit katarak dan degenerasi makular yang kerap terjadi pada kaum lansia. Maka dengan itu, mengonsumsi buah alpukat sangat diperlukan bagi Anda yang ingin mencegah penyakit pada mata.

 

3. Dapat mencegah penyakit kanker

Sebuah penelitian tabung reaksi yang dilakukan oleh NCBI NLM menyimpulkan bahwa nutrisi pada buah alpukat mampu mengurangi efek samping kemoterapi yang ada di dalam limfosit manusia. Ekstrak alpukat juga telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat.

Namun, bukti dari penelitian tentang manfaat buah alpukat terhadap pencegahan sel kanker masih terbatas dan masih butuh beberapa studi tambahan.

4. Mengurangi risiko depresi

Depresi adalah penyakit mental serius yang umum terjadi. Melansir Medical News Today, makanan yang kaya akan kandungan folat mampu mengurangi risiko depresi. Hal ini dikarenakan folat membantu mencegah penumpukan kadar homosistein, sebuah zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan pengantaran nutrisi ke otak.

Homosistein dengan kadar yang berlebihan juga bisa mengganggu produksi hormon serotonin, dopamin dan norepinefrin yang mengatur suasana hati, tidur dan nafsu makan seseorang.

5. Mampu bekerja sebagai detoksifikasi alami

Serat cukup yang terkandung di dalam alpukat dapat bekerja untuk meningkatkan pergerakan usus secara teratur yang sangat penting untuk ekskresi racun melalui empedu dan tinja.

Studi yang dilakukan baru-baru ini juga menunjukkan bahwa serat pangan mampu untuk berperan dalam mengontrol sistem imun dan inflamasi.

Baca Juga :  Manfaat Air Kelapa, Obat dari Segala Penyakit

6. Menjaga kesehatan jantung

Alpukat memiliki kandungan sterol tumbuhan alami bernama beta-sitosterol sebanyak 25 miligram per ons. Dengan mengonsumsi beta-sitosterol dan berbagai sterol lainnya secara teratur, dapat membantu mempertahankan tingkat kolesterol yang baik dan sehat.

7. Membantu menurunkan berat badan

Dalam penelitian yang dilakukan NCBI NLM, orang yang mengonsumsi alpukat akan merasa 23 persen lebih puas dan hanya memiliki 28 persen hasrat untuk makan selama 5 jam ke depan, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi buah tersebut.

Alpukat memiliki kandungan serat yang tinggi dan rendah karbohidrat. Hal ini membuatnya mampu membantu menurunkan berat badan dengan konteks yang sehat.

Leave a Reply