Manfaat Kacang Panjang, Buat Tidur Makin Nyenyak

Kacang panjang merupakan jenis sayuran yang namanya sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Ada banyak sekali hidangan yang memanfaatkan sayuran dengan nama ilmiah vigna unguiculata sesquipedalis ini sebagai bahan utamanya, seperti sayur asem, tumis kacang panjang, dan lain-lain.

Awalnya kacang panjang berasal dari daerah Asia Selatan, namun kini jenis kacang yang memiliki bentuk memanjang hingga mencapai 75 cm ini telah banyak dibudidayakan di daerah dengan iklim hangat di kawasan Asia Tenggara dan Cina Selatan. Kacang panjang memiliki banyak sebutan, seperti kacang asparagus, kacang ular, dan kacang polong.

Kandungan dan Nutrisi Kacang Panjang

Kandungan Kacang Panjang

Kandungan Kacang Panjang (Malaysian Chinese Kitchen)

Kacang panjang mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh. Dalam ukuran porsi 100 gram kacang panjang, terdapat 47 kalori, 4 mg sodium, 8 gram total karbohidrat untuk memenuhi 2% kebutuhan harian, dan 3 gram protein untuk memenuhi 5% kebutuhan harian.

Selain itu, jenis kacang yang berasal dari famili Fabaceae ini juga diperkaya dengan sifat antioksidan, antibakteri, antivirus dan antikanker. Kacang panjang sarat akan kandungan beta karoten, vitamin B1 dan B2, vitamin C, vitamin A, riboflavin, protein, fosfor, tiamin, folat, serat, dan zat besi. Tak hanya kaya akan vitamin dan nutrisi, kacang panjang juga memiliki kandungan mineral yang baik untuk tubuh seperti tembaga, kalsium, besi, mangan dan magnesium.

Dengan kandungannya itu, kacang panjang disinyalir memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi secara rutin. Berikut ini adalah manfaat kacang panjang bagi kesehatan.

Baca Juga :  Manfaat Daun Binahong Untuk Kesehatan dan Kecantikan

1. Menjaga kesehatan kulit

Berdasarkan sebuah studi, orang yang rajin mengonsumsi vitamin C dalam jumlah dosis tinggi dapat mengurangi munculnya kerutan pada kulit dan memperlambat proses penuaan. Selain itu vitamin C dapat mengurangi kemerahan dan mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.

2. Melawan radikal bebas

Radikal bebas merupakan molekul berbahaya yang muncul akibat paparan sinar matahari berlebih, polusi udara, dan bahan kimia beracun. Penumpukan radikal bebas pada tubuh dapat mengundang berbagai penyakit kesehatan, mulai dari penyakit jantung, radang sendi, hingga kanker.

Vitamin C yang terkandung dalam kacang panjang adalah antioksidan yang dapat mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

3. Mencegah kanker

Kekurangan asam folat dapat meningkatkan risiko tubuh untuk terserang berbagai jenis kanker, seperti kanker usus besar, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker oparu-paru, dan kanker otak. Dengan mengonsumsi asam folat yang terdapat pada kacang panjang, maka Anda akan mencegah risiko perkembangan sel kanker.

Berdasarkan sebuah studi, orang yang mengonsumsi 900 mikrogram asam folat setiap hari memiliki kemungkinan kanker kolorektal berkurang sebesar 30%.

 

4. Menjaga kesehatan mata

Tiamin dapat membantu menjaga mata dari masalah penglihatan seperti katarak dan glaukoma, karena tiamin mampu mempengaruhi sistem sinyal saraf dan otot dalam menyampaikan informasi dari mata ke otak. Kacang panjang juga mengandung vitamin A yang sudah dikenal sebagai kandungan untuk menjaga kesehatan mata.

5. Mengontrol tekanan darah

Kacang panjang juga mengandung potasium, salah satu mineral yang dikenal dapat membantu menjaga tekanan darah agar tetap normal. Hasilnya, risiko Anda untuk terkena serangan jantung, stroke, dan penyakit lainnya juga bisa menurun.

6. Tidur lebih nyenyak

Salah satu penyebab tubuh susah untuk tidur adalah rasa cemas dan gelisah. Magnesium yang terkandung dalam kacang panjang dapat secara efektif membantu mengurangi kecemasan dengan menenangkan otak dan meningkatkan relaksasi tubuh. Dengan begitu, Anda dapat lebih tenang dan tidur dengan lebih nyenyak.

Baca Juga :  Manfaat Buah Naga Merah untuk Kesehatan Tubuh

Leave a Reply